!-- DahsyAd - ad code starts -->

Sabtu, 26 November 2011

Free Download &Tutorial MYOB ( 1 )

Tutorial MYOB ( 1 )


MYOB

Banyaknya software yang beredar dipasaran saat ini, khususnya dibidang Akuntansi membuat anda harus hati-hati untuk menentukan software yang mana yang akan anda gunakan. MYOB (Minding Your Own Business) Accounting merupakan salah satu pilihan yang dapat anda terapkan pada perusahaan anda. Dibuat di Australia oleh MYOB Limited dan telah dikembangkan untuk beberapa wilayah regional seperti untuk wilayah New Zeland, Canada, Eropa dan Asia. Wilayah Asia meliputi Malaysia, Singapore, Filipina, Thailand, Indonesia, Srilanka, Cina, dan wilayah Asia lainnya, cocok untuk usaha menengah kebawah, serta harga yang terjangkau dan laporan keuangan yang lengkap.

Beberapa macam MYOB yang telah dikeluarkan untuk wilayah Asia diantaranya :
Ø  MYOB Business Basic (hanya tersedia modul : Accounts, Banking & Sales)
Ø  MYOB Accounting (modul Accounts, Banking, Sales, Purchases, Inventory & Card : Single User).
Ø  MYOB Assets Manager (untuk mencatat dan mengorganisir Aktiva Tetap)
Ø  MYOB Retail Manager (untuk mencatat transaksi penjualan POS : Point of Sale).
Ø  MYOB Accounting Premier (modul terlengkap dengan multi Currency & Multi User)

Feature dan Keunggulan MYOB :

Ø  User Friendly dengan tampilan multi Tasking under Windows
Ø  Digit Mata uang yang sampai 14 digit (99.999.999.999.999,99) dan 2 desimal
Ø  Untuk transaksi mata uang asing bisa mencatat kurs dengan 6 desimal (6 angka dibelakang koma)
Ø  Tampilan symbol mata uang dapat didesain sendiri dengan Control Panel - Regional Setting Windows, begitu juga format tampilan tanggal (MYOB Accounting), dan dapat membuat nama mata uang serta symbol setiap mata uang local maupun asing (MYOB Premier).
Ø  Semua laporan dapat dieksplore langsung keprogram Excel, dan dapat disimpan *.TXT, HTML
Ø  Dapat mengimport data dari program lain (*.TXT)
Ø  Menyediakan sample rekening untuk 105 jenis perusahaan
Ø  Fungsi Job List [Pesanan/Proyek] dan Category [Department], yang dapat membantu perusahaan untuk menentukan departemen (bagian/cabang) mana yang paling menguntungkan, dan untuk melakukan efisiensi di tiap bagian/departemen
Ø  Dapat menampilkan laporan keuangan dalam bentuk komparasi dari beberapa bulan, atau tahun lalu, sekarang dan komparasi antara budget dengan actual.
Ø  Fasilitas Recurring, Reversing, Reconcile, Type Invoice, dan beberapa fungsi pendukung lainnya.

MYOB Accounting v15

MYOB Asia terbaru yang direlease (pertengahan tahun 2005) adalah MYOB Accounting Versi 15 dan MYOB Premier versi 9. MYOB Accounting versi 15 merupakan software akuntansi paket yang terdiri dari modul : Accounts, Banking, Sales, Time Billing, Purchases, Inventory dan Card File. Bila anda bekerja sendiri dalam menyelesaikan proses data keuangan/akuntansi suatu perusahaan tanpa melibatkan orang lain (tidak bekerja secara kelompok) maka MYOB Accounting sangat cocok untuk anda gunakan.

MYOB Accounting dirancang untuk pekerjaan yang masih bisa ditangani oleh seorang akuntan (operator) dan hanya untuk transaksi yang mencatat semua transaksi kedalam satu mata uang local laporan keuangan, karena MYOB Accounting tidak dilengkap dengan fasilitas multi user dan multi currency. Semua fitur dan kelengkapan MYOB Accounting sudah standar untuk dioperasikan bagian akuntansi.

MYOB Premier v9

Jika perusahaan Anda mempunyai transaksi yang banyak, sehingga membutuhkan beberapa orang yang memasukkan data secara sekaligus dan terintegrasi seperti bagian penjualan sendiri, bagian pembelian sendiri, bagian gudang sendiri serta akunting sendiri tetapi akan menghasilkan satu laporan yang integrated maka MYOB Premier sangat cocok untuk anda gunakan. MYOB Premier merupakan fitur paling lengkap dari MYOB dimana dengan MYOB Premier ini anda bisa mencatat transaksi : Accounts, Banking, Sales, Time Billing, Purchases, Inventory dan Card File dengan integrasi beberapa user sekaligus input data bersamaan dan bisa mengetahui mata uang local dan mata uang asing.

Yang baru MYOB Accounting v15 & Premier v9

Ø  Tambahan kolom Tax dan pemisahan warna baris setiap baris akun didalam Account List
Ø  Transfer Money yang dimasukkan dalam kelompok Accounts Module
Ø  Company Data Auditor (memberikan informasi data MYOB kepada Auditor)
Ø  Print Invoice langsung di Email
Ø  Fungsi Recurring yang diperluas jangkauannya
Ø  Model aktifasi yang bisa dipilih langsung online, phone atau read only
Ø  Proses Export & Import yang diperluas beberapa transaksi sudah bisa di export/import
Ø  Tampilan dan desain template cetakan invoice/voucher dilengkapi dengan memunculkan beberapa field tambahan seperti jumlah qty di invoice, keterangan allocation memo didalam Spend Money, bisa mencetak Print Receive Payment dan lainnya.


Setting Tanggal dan Simbol Mata Uang

Khusus bagi pengguna MYOB Accounting, pengaturan tanggal dan symbol mata uang sangat berpengaruh sekali dan tergantung kepada setting tanggal dan symbol mata uang yang telah ditentukan dari Regional Setting di Windows. Sedangkan untuk pengguna MYOB Premier untuk pengaturan tanggal tetap mengikuti setting yang ditentukan di Windows, tetapi untuk pengaturan symbol mata uang dan pemisah ribuan serta decimal dapat ditentukan sendiri disetiap mata uang yang telah dibuatkan.


Hal ini perlu dilakukan dikarenakan factor pengisian tanggal sangat mempengaruhi kesalahan input data. Karena saat pertama kali di Install Windows, secara default Windows mengatur tampilan tanggal dengan urutan : MM/DD/YYYY sedangkan kebisaaan di Indonesia menentukan urutan tampilan tanggal adalah DD/MM/YYYY. Sedangkan untuk tampilan angka Windows memberikan standart pemisah ribuan memberikan tanda koma (,) dan pemisah decimal adalah titik (.), sedangkan kebisaaan di Indonesia adalah memberikan pemisah ribuan dengan tanda titik (.) dan pemisah decimal adalah koma (,). Hal inilah yang perlu sekali dilakukan perubahan untuk menghindari salah input data dengan terbalik mengisikan tanggal dan jumlah angka rupiah.

Berikut mengganti setting tanggal dan currency di windows XP :
Ø  Pilih menu Start - pilih dan klik Control Panel
Ø  Lalu double klik ikon Regional and Language Options


Ø  Pilih Regional Optional dengan Customize di bahasa Indonesian,
Ø  Klik tombol Customize… untuk mengganti secara lengkap seperti ditampilkan pada beberapa gambar berikut ini:

Ø  Pemisah Desimal (Koma)
Ø  Desimal dibelakang koma (2)
Ø  Pemisah Ribuan (Titik)
Ø  Simbol Negatif
Ø  Satuan hitungan (Metric)

Ø  Short date format : dd/mm/yyyy
Ø  Pemisah tanggal (/)
Ø  Tampilan tanggal panjang

Cara Mepelajari Buku Ini

Didalam buku ini dibahas MYOB Premier versi 9, tetapi juga bisa diterapkan untuk aplikasi MYOB Accounting versi 15. Untuk bisa membahas keduanya, maka pada tahapan awal akan dibahas system pengisian data yang hanya menggunakan Single User dan Single Currency dan tidak ada transaksi Time Billing. Artinya dengan tidak digunakannya fungsi Multi User dan Multi Currency dan Time Billing, berarti sama dengan kita menggunakan MYOB Accounting v15. Selanjutnya pada bagian akhir akan dijelaskan menggunakan MYOB secara lengkap dengan transaksi yang berhubungan dengan Multi Currency dan Time Billing.

Karena terbatasnya pertemuan pada kursus, maka diharapkan para siswa bisa mempraktekkan kembali diluar waktu kursus untuk bisa lebih mendalami pengoperasian MYOB dengan baik. Selain itu disarankan pula untuk mencari referensi buku-buku yang membahas MYOB sesuai dengan yang sedang dipelajari di toko buku terdekat.

Sehubungan dengan Undang-Undang HAKI, maka sangat disarankan agar para siswa tidak menggunakan software bajakan, lebih baik menggunakan software MYOB Trial Version, yang dibatasi dengan jumlah hari pemakaian. Hal ini lebih sah dan legal dibandingkan dengan membajak dan sangat tidak menghargai hasil karya cipta orang lain. Hal tersebut juga termasuk dengan tidak memfotocopy suatu buku/modul ciptaan orang tanpa seizing tertulis dari penulis yang bersangkutan. CD Trial Version bisa diperoleh pada lembaga kursus terkait, atau juga tersedia pada buku MYOB versi 15/Premier9 yang beredar di toko buku.

Memasang Software MYOB Trial Version

Setelah anda memperoleh CD Trial Version, dapat langsung di install dengan mudah pada computer pribadi anda dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.   Booting computer anda sampai keluar menu Start (Windows)
2.   Masukkan CD MYOB Trial Version pada CDRom anda
3.   Selanjutnya akan muncul layar intro secara otomatis pada layar monitor anda seperti tampil pada gambar berikut :
4.   Klik anak Panah “Click to maximize”, lalu Pilih Products
5.   Lalu pilih Produk MYOB Premier, lalu klik pilihan Install Software

6.   klik pilihan International,  computer akan melakukan proses sebentar.
7.   Proses sebentar selesai, klik tombol Next, lalu pilih Indonesia, lalu klik Next lagi.
8.   klik tombol Accept, lalu pilih Typical, lalu klik Next lagi.
9.   ketikkan nama Taskbar, klik Next>, lalu klik Next> lagi.
10.        Lalu computer akan melakukan proses pengcopy-an data program dan installer MYOB dari proses 1% sampai proses 100% (Finished). Proses ini membutuhkan waktu sekitar 1-3 menit, tergantung pada processor dan kapasitas processor anda).
11.  Tunggu proses ampai muncul tombol Finished.

Membuka Program MYOB Premier 9 di Windows XP

Setelah proses instalasi berjalan sempurna, secara otomatis pada computer anda telah terpasang MYOB Premier 9 dan sudah siap untuk melakukan latihan dan percobaan pengisian data perusahaan dan data lainnya.
1.   Klik menu Start,
2.   pilih All Programs,
3.   pilih MYOB Premier v9,
4.   pilih dan klik +MYOB Premier v9
  

Membuka Data Perusahaan Contoh MYOB


Ø  Setelah membuka program MYOB dari menu Start – Programs, selanjutnya MYOB akan menampilkan menu Intro yang menanyakan apakah anda akan membuka data yang sudah ada sebelumnya, membuat data baru, atau melihat data contoh dari MYOB (Clearwater).
Ø  Untuk melihat data contoh beberapa fitur yang ada di MYOB, silahkan klik Explore the sample company.
Ø  Muncul konfirmasi pengisian password (signon) sebagai Administrator. Untuk data sample tidak ada password, jadi langsung klik OK.
Ø  Akan muncul beberapa konfirmasi reminder, klik Cancel.
Ø  Selanjutnya akan muncul konfirmasi untuk melakukan verifikasi data, klik Cancel
Ø  Muncul beberapa konfirmasi data yang harus dilakukan oleh data sample, klik Close sampai muncul menu utama (Command Centre) dari MYOB.
Ø  Anda bisa ber-ekplorasi dengan membuka beberapa menu, modul dan laporan yang dihasilkan oleh MYOB Premier.

Menutup Program MYOB



Setelah anda ber-ekplorasi membuka sample data MYOB, anda akan menutup data sample tersebut sekaligus menutup program MYOB.
Untuk menutup program MYOB dapat dilakukan dengan cara:
Ø  Klik tombol silang pada bagian paling kanan atas di layar command centre MYOB.
Ø  Atau dari menu File, klik Exit.
Ø  Akan muncul konfirmasi apakah akan keluar dengan mencetak Session Report atau tidak (pilih saja Quit No Report)
Ø  Selanjutnya akan muncul pertanyaan apakah akan melakukan proses Backup Data atas data sample tersebut? Untuk kasus ini tidak perlu di Backup, jadi klik saja pilihan No.
Ø  Secara otomatis MYOB akan terutup.

Lanjut ke Tutorial MYOB ( 2 )




Sumber terkait :
http://myobindonesia.wordpress.com/download/

Related Post :
Free Download &Tutorial MYOB ( 2 )

Teori Produksi ( 9 )

Teori Produksi (9)


B.Pasar Monopoli
Struktur pasar yang bertentangan dengan pasar persaingan sempurna adalah monopoli.Monopoli adalah struktur pasar di mana hanya terdapat satu penjual, tidak ada substitusi produk yang mirip (close substitute), dan terdapat hambatan masuk (barriers to entry) ke pasar.

Ciri-ciri pasar monopoli dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Hanya ada satu penjual.Karena hanya ada satu penjual maka pembeli tidak mempunyai pilihan lain. Dalam hal ini pembeli hanya menerima syarat-syarat jual-beli yang ditentukan penjual.
2. Tidak ada substitusi produk yang mirip.Misalnya,aliran listrik.Aliran listrik tidak mempunyai pengganti dari barang lain. Ada barang pengganti tetapi sifatnya berbeda, misalnya, lampu minyak.Lampu minyak tidak dapat menggantikan fungsi aliran listrik untuk menyalakan TV, seterika,dan sebagainya.
3. Terdapat hambatan masuk ke pasar.Hambatan ini bisa berbentuk undangundang,memerlukan teknologi yang canggih,dan memerlukan modal yang sangat besar.
4. Sebagai penentu harga ( price setter). Dengan mengendalikan tingkat produksi dan volume produk yang ditawarkan perusahaan monopoli dapat menentukan harga yang dikehendaki.

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya monopoli adalah :
1. Memiliki bahan mentah strategis atau pengetahuan teknis produksi yang spesifik.Perusahaan monopoli umumnya menguasai seluruh atau sebagian besar bahan mentah yang tersedia. Sebagai contoh, Pertamina.
2. Hak paten produk atau proses produksi.Dengan pemberian hak paten akan melidungi perusahaan atau pihak-pihak pencipta suatu produk dari peniruan pihak-pihak lain.
3. Terdapat skala ekonomis. Pada beberapa kegiatan ekonomi, dengan menggunakan teknologi modern, produksi yang efisien hanya dapat dilakukan apabila jumlah produksinya sangat besar dan meliputi hampir seluruh produksi yang diperlukan di dalam pasar. Ini berarti bahwa pada waktu perusahaan mencapai keadaan di mana biaya produksi minimum, jumlah produksi adalah hampir sama dengan jumlah permintaan riel di pasar. Dengan sifat skala ekonomis demikian, pada tingkat produksi yang sangat tinggi, perusahaan dapat menurunkan harga. Keadaan seperti ini mengakibatkan perusahaan baru tidak akan sanggup bersaing dengan perusahaan yang terlebih dahulu berkembang. Keadaan ini mewujudkan pasar monopoli. Perusahaan jasaumum, seperti perusahaan listrik, perusahaan air minum, perusahaan telepon, dan perusahaan kereta api adalah contoh-contoh industri yang memiliki sifat skala ekonomis seperti diterangkan di atas.
4. Pemberian Hak Monopoli oleh Pemerintah. Melalui peraturan pemerintah, dapat diberikan kekusaan monopoli kepada perusahaan-perusahaan atau lembagalembaga tertentu.

C.Pasar Monopolistis
Pasar monopolistik pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua jenis bentuk pasar yang ekstrem,yaitu persaingan sempurna dan monopoli.Oleh karena itu sifat-sifat bentuk pasar ini mengandung unsur-unsur sifat pasar monopoli dan sifat pasar persaingan sempurna.Secara umum, pasar persaingan monopolistic dapat didefinisikan sebagai suatu pasar di mana terdapat banyak produsen/penjual yang menghasilkan dan menjual produk yang berbeda coraknya ( differentiated
product).

Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik selengkapnya adalah sebagai berikut:
1. Terdapat banyak penjual.Terdapat banyak penjual tetapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna.Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik mempunyai ukuran yang relatif sama.
2. Produknya tidak homogen ( berbeda corak).Produk perusahaan persaingan monopolistik berbeda coraknya dan secara fisik mudah untuk membedakan antara produk perusahaan yang satu dengan produk perusahaan lainnya. Sifat ini adalah sifat yang penting untuk membedakannya dengan sifat pada pasar persaingan sempurna.Perbedaan-perbedaan lain dapat berupa pembungkusannya,cara pembayaran dalam pembelian, pelayanan penjualan, dan sebagainya.Karena perbedaan corak tersebut maka produk perusahaanperusahaan persaingan monopolistik tidak bersifat substitusi sempurna. Mereka hanya bersifat substitusi dekat ( close substitute) .Perbedaan-perbedaan inilah yang menjadi sumber kekuatan monopoli dari perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik.
3. Perusahaan mempunyai sedikit kekuatan mempengaruhi harga.Kekuatan mempengaruhi harga tidak sebesar pada pasar monopoli dan oligopoly.Kekuatan mempengaruhi harga bersumber dari perbedaan corak produk.Perbedaan ini mengakibatkan para pembeli akan memilih.Pembeli dapat lebih menyukai produk suatu perusahaan tertentu dan kurang menyukai produk perusahaan lainnya. Sehingga jika suatu perusahaan menaikkan harga, ia masih dapat menarik pembeli walaupun tidak sebanyak sebelum kenaikan harga.Sebaliknya jika suatu perusahaan menurunkan harga,belum tentu diikuti oleh kenaikan permintaan produk yang dihasilkan.
4. Masuk ke dalam industry atau pasar relative mudah.Masuk ke dalam pasar persaingan monopolistik tidak seberat masuk pasar monopoli dan oligopoly tetapi tidak semudah masuk pasar persaingan sempurna.Hal ini disebabkan,(1) modal yang diperlukan relatif besar dibandingkan dengan perusahaan pada pasar persaingan sempurna dan (2) harus menghasilkan produk yang berbeda dengan produk yang sudah ada di pasar.
5. Persaingan promosi penjualan sangat aktif.Dalam pasar persaingan monopolistik harga bukan penentu utama besarnya pasar. Suatu perusahaan mungkin menjual produknya dengan harga cukup tinggi tetapi masih dapat menarik banyak pelanggan.Sebaliknya mungkin suatu perusahaan menjual produknya dengan harga yang cukup murah tetapi tidak banyak menarik pelanggan.Oleh karena itu untuk menarik para pelanggan, perusahaan harus aktif melakukan promosi, memperbaiki pelayanan,mengembangkan desain produk,meningkatkan mutu produk,dan sebagainya.

Keseimbangan Jangka Pendek
Kurve permintaan perusahaan persaingan monopolistik merupakan peralihan dari kurve permintaan perusahaan persaingan sempurna dan kurve permintaan perusahaan monopoli. Jadi, kurve tersebut sedikit miring dari kiri atas ke kanan bawah. Ini berarti bahwa elastisitas permintaannya lebih kecil dari elastisitas permintaan perusahaan persaingan sempurna tetapi lebih besar dari elastisitas permintaan perusahaan monopoli. Analisis keseimbangan pada perusahaan persaingan monopolistik sama dengan analisis pada perusahaan monopoli. Bedanya,permintaan yang dihadapi perusahaan monopoli adalah seluruh permintaan pasar,sedang yang dihadapi perusahaan persaingan monopolistic adalah sebagian dari permintaan pasar.Dua keadaan keseimbangan perusahaan persaingan monopolistik ditunjukkan dalam Gb. 7.16. Gb. 7.16.a menunjukkan keadaan dimana perusahaan memperoleh keuntungan dan Gb. 7.16.b menunjukkan perusahaan menderita kerugian.


 Gb. 7.16.a menunjukkan bahwa perusahaan memperoleh keuntungan maksimum pada tingkat produksi dan penjualan sebesar Q dan tingkat harga sebesar P karena pada keadaan ini terpenuhi dalil keuntungan ( MR = MC ).Luas PABC menunjukkan jumlah keuntungan maksimum yang diperoleh. Gb. 7.16.b menunjukkan bahwa kerugian minimum pada tingkat produksi dan penjualan sebesar Q1 dan tingkat harga P1. Kerugian minimum sebesar P1ABC1.

Keseimbangan Jangka Panjang
Perolehan keuntungan diatas normal seperti ditunjukkan dalam Gb. 7.16.a,mengundang masuknya perusahaan-perusahaan baru.Akibatnya, setiap perusahaan akan menghadapi permintaan yang lebih sedikit pada berbagai tingkat harga.Ini berarti bahwa masuknya perusahaan-perusahaan baru mengakibatkan kurve permintaan dan tentunya juga kurve MR perusahaan persaingan monopolistik
bergeser ke kiri. Masuknya perusahaan-perusahaan baru akan berlangsung terus sehingga perusahaan hanya menerima keuntungan normal.Jadi,dalam jangka panjang, perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik hanya menerima keuntungan normal, seperti halnya perusahaan dalam pasar persaingan sempurna.Gb. 7.17 menunjukkan keseimbangan perusahaan persaingan monopolistik dalam jangka panjang.

 

Gb. 7.17 menunjukkan bahwa PL adalah sama dengan biaya total rata-rata (ATC) yang berarti perusahaan memperoleh keuntungan normal.Sifat perusahaan persaingan monopolistik ketika memperoleh keuntungan normal berbeda dengan sifat perusahaan persaingan sempurna yang juga ketika memperoleh keuntungan normal.Perbedaan tersebut adalah (1) harga jual produk dan biaya produksi pada perusahaan persaingan monopolistik lebih tinggi dibanding pada perusahaan persaingan sempurna,dan (2) kegiatan produksi pada perusahaan persainganmonopolistik belum mencapai tingkat optimal ( tingkat produksi dengan biaya per unit paling rendah).Sebaliknya jika perusahaan menderita kerugian minimum seperti ditunjukkan dalam Gb. 7.16.b, maka ia akan keluar dari pasar.Akibatnya, jumlah perusahaan dalam pasar semakin sedikit sehingga jumlah permintaan yang dihadapi perusahaanperusahaan yang masih ada menjadi lebih besar.Ini berarti bahwa kurve permintaan akan bergeser ke kanan.Kejadian keluarnya perusahaan dari pasar akan berlangsung terus sampai perusahaan memperoleh keuntungan normal seperti ditunjukkan dalam Gb. 7.17.Dalam keadaan seperti ini tidak ada lagi perusahaan yang masuk ke pasar dan juga tidak ada lagi yang keluar dari pasar.Oleh karena itu Gb. 7.17 tersebut menunjukkan keseimbangan jangka panjang perusahaan persaingan monopolistik.Sifat-sifat perusahaan persaingan monopolistik demikian tentu akan merugikan masyarakat, karena seandainya mereka beroperasi seperti perusahaan persaingan sempurna maka masyarakat konsumen akan dapat membeli produk dengan harga yang lebih rendah dan jumlah produk yang lebih banyak.

D.Pasar Duopoli dan Oligopoli
Duopoli adalah keadaan di mana hanya ada dua perusahaan yang menguasaipasar.Oleh karena itu setiap tindakan yang dilakukan oleh pengusaha yang satu akan mempengaruhi kebijakan pengusaha lainnya, baik dalam hal menentukan harga,kapasitas produksi, kualitas produk, dan sebagainya. Apabila produk yang dihasilkan oleh pengusaha duopoli homogen, maka pasar dinamakan duopoli murni( pure duopoly) . Apabila produk yang dihasilkan tidak homogen tetapi bersifat dapat mensubstitusi, maka pasar dinamakan duopoli yang dibedakan ( differentiated duopoly).Pasar oligopoli sama saja dengan pasar duopoli, hanya saja dalam pasar oligopoli jumlah perusahaan yang menguasai pasar lebih dari dua tetapi tidak banyak (oligos = sedikit) sehingga tindakan dari pengusaha yang satu akan mempengaruhi kebijakan dari pengusaha lainnya. Apabila produk yang dihasilkan oleh pengusaha oligopoli homogen maka pasar dinamakan oligopoli murni ( pure oligopoly) dan apabila produk yang dihasilkan tidak homogen maka dinamakan oligopoli yang dibedakan                     ( differentiated oligopoly).

Duopoli:
Pasar duopoli jarang sekali ditemukan dalam kenyataan.Oleh karena itu teori pasar duopoli lebih banyak menggunakan asumsi-asumsi,bahkan ada yang perlu dikhayalkan.Namun,teori duopoli sangat berguna sebagai dasar bagi penyusunan teori pasar oligopoli.Teori pasar duopoli, pertama kali dikemukakan oleh ekonom Perancis Antoine Augustin Cournot pada tahun 1838 dalam karangannya berjudul “Researches into the Mathematical Principles of the Theory of Wealth”. Teori Cournot banyak dikrikik oleh ahli-ahli ekonomi, terutama tentang asumsi-asumsinya karena dianggap tidak masuk akal. Betrand-Edgeworth juga telah membuat teori duopoli yang dapat dianggap sebagai penyempurnaan teori Cournot.Untuk analisis pasar duopoli dapat digambarkan sebagai berikut. Misalnya,hanya ada pengusaha A dan pengusaha B yang menguasai pasar produk tertentu.Setiap tindakan yang dilakukan pengusaha A akan mempengaruhi kebijakan yang diambil oleh pengusaha B dan begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu untuk dapat meramalkan dengan baik tentang tindakan yang akan dilakukan oleh pengusaha pesaingnya maka pengusaha duopoli harus selalu memperhatikan perilaku pengusaha pesaingnya tersebut. Untuk hal ini tentu tidak mudah.Teori duopoli disusun berdasarkan asumsi-asumsi tentang perilaku pengusaha-pengusaha pesaing. Dengan demikian apabila asumsi-asumsi itu diubah,tentu akan muncul teori baru. Inilah yang menyebabkan adanya berbagai teori duopoli, karena asumsi-asumsi yang digunakan oleh para ahli yang menyusun teori berbeda.

Sumber :
http://dhani2009.wordpress.com/2011/04/14/produsen-dan-fungsi-produksi/
http://rinton.blogdetik.com/kurva-kemungkinan-produksi/
http://behindus.wordpress.com/category/ekonomi/page/2/
http://devieafriani.blogspot.com/2010/03/tugas-bab-4-fungsi-produksi.html
http://wiswi.wordpress.com/2011/03/05/ekonomi-mikro/
http://en.wikipedia.org/wiki/Isoquant
http://en.wikipedia.org/wiki/Isocost
http://en.wikipedia.org/wiki/Economies_of_scale
http://en.wikipedia.org/wiki/Returns_to_scale

Teori Produksi ( 8 )

Teori Produksi (8)


Struktur Pasar
Pasar output adalah pertemuan antara permintaan output dan penawaran output.Pada sisi permintaan,pasar output mempunyai ciri-ciri yang sama, yaitu bahwa permintaan pasar adalah penjumlahan dari permintaan konsumen yang jumlahnya banyak sekali.Namun pada sisi penawarannya, jumlah penjual bervariasi dari jumlah yang sangat banyak sampai jumlah yang sedikit,bahkan hanya satu penjual.Berdasarkan jumlah penjual yang ada,struktur pasar output dibedakan menjadi empat, yaitu :

1.     Pasar Persaingan Sempurna (perfect competitive market) : pasar dengan jumlah penjual sangat banyak.
2.     Pasar Monopoli : pasar dengan hanya satu penjual.
3.     Pasar Oligopoli : pasar dengan jumlah penjual sedikit.
4.     Pasar Persaingan Monopolistik : pasar dengan banyak penjual tetapi produk produknya heterogen, sehingga masing-masing penjual dapat mempengaruhi harga.
Ketiga pasar terakhir termasuk dalam pasar persaingan tidak sempurna  (imperfect competitive market).

A.Pasar Persaingan Sempurna
Persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling ideal, karena struktur pasar ini akan dapat menjamin berlangsungnya aktivitas produksi dengan tingkat efisiensi yang tinggi.Oleh karena itu dalam analisis ekonomi sering digunakan asumsi bahwa perekonomian merupakan pasar persaingan sempurna.Tetapi dalam praktek tidak mudah untuk menentukan suatu industri dapat digolongkan ke dalam pasar persaingan sempurna yang sesungguhnya (sesuai teori).Umumnya, yang ada adalah yang mendekati ciri-ciri struktur pasar tersebut.Namun,sebagai landasan teori untuk analisis ekonomi, mempelajari ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah sangat penting.
Asumsi-Asumsi

Model persaingan sempurna didasari oleh asumsi-asumsi sebagai berikut:
1. Terdapat sangat banyak penjual dan pembeli. Oleh karena terdapat sangat banyak produsen atau perusahaan, maka setiap produsen atau perusahaan hanya memasok produk sebagian kecil saja dari total produk yang ditawarkan di pasar.Pembeli juga sangat banyak sehingga secara individual mereka tidak mempunyai kekuatan monopsoni untuk mempengaruhi mekanisme di dalam pasar.
2. Produk yang dihasilkan oleh para produsen adalah homogen. Pasar diartikan sebagai gabungan dari produsen yang memproduksi produk yang homogeny atau identik. Ini berarti bahwa antara produk dari produsen yang satu dengan produk dari produsen yang lain bersifat substitusi sempurna.Oleh karena itu,para pembeli tidak dapat membedakan produk- produk dari produsen yang berbeda.
3. Setiap produsen adalah pengambil harga ( price taker).Implikasi dari kedua asumsi di atas adalah bahwa produsen secara individual tidak dapat mempengaruhi harga pasar yang berlaku dengan mengubah jumlah produk yang ditawarkan. Dengan demikian setiap produsen hanya menerima harga pasar.Produsen dapat menawarkan produk berapapun jumlahnya dengan harga pasartersebut.
4. Perusahaan-perusahaan bebas masuk dan keluar pasar ( free entry and exit of firms).Tidak ada hambatan bagi setiap perusahaan untuk masuk ke pasar atau keluar dari pasar.
5. Maksimisasi profit/keuntungan.Tujuan dari semua perusahaan adalah memaksimumkan keuntungan. Tidak ada tujuan lain.
6. Tidak ada regulasi dari pemerintah. Tidak ada intervensi pemerintah di dalam pasar ( seperti tarif, subsidi, pembatasan produksi, dan sebagainya). Struktur pasar di mana telah dipenuhi asumsi-asumsi di atas disebut pasar persaingan murni (pure competition). Untuk pasar persaingan sempurna (perfect competition)memerlukan asumsi-asumsi tambahan sebagai berikut.
7. Mobilitas faktor-faktor produksi sempurna. Faktor-faktor produksi bebas berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain melalui mekanisme ekonomi.Dengan kata lain, terjadi persaingan sempurna di dalam pasar input.
8. Pengetahuan sempurna ( perfect knowledge).Semua penjual dan pembeli diasumsikan mempunyai pengetahuan yang lengkap tentang kondisi pasar, baik kondisi sekarang maupun yang akan datang. Dengan demikian kondisi ketidakpastian di masa mendatang dapat diantisipasi.Informasi pasar dapat diperoleh dengan mudah dan tanpa biaya.Berdasarkan asumsi-asumsi di atas kita akan menganalisis ekuilibrium atau keseimbangan produsen/ perusahaan dan pasar/industri di dalam jangka pendek dan jangka panjang.Ekuilibrium produsen dicapai pada saat perusahaannya mencapai keuntungan maksimum. Ekuilibrium pasar atau industri dicapai apabila (a) semua perusahaan dalam posisi ekuilibrium, dan (b) jumlah produk semua perusahaan tersebut sama dengan jumlah permintaan semua konsumen.

Ekuilibrium Jangka Pendek
Analisis jangka pendek (shrot run), yaitu di mana dianggap bahwa setiap produsen tidak bisa menambah kapasitas pabriknya dan tidak mungkin bagi produsen-produsen baru masuk ke dalam pasar.Sedangkan analisis jangka panjang(long run) adalah di mana dimungkinkan adanya baik perluasan kapasitas pabrik oleh perusahaan-perusahaan yang telah ada maupun pembangunan pabrik-pabrik baru oleh pengusaha-pengusaha baru yang masuk ke pasar.

Ekuilibrium Perusahaan Jangka Pendek
Suatu perusahaan dalam kondisi ekuilibrium ketika ia mencapai keuntungan ( π ) maksimum. Keuntungan ( π ) didefinisikan sebagai perbedaan antara total cost (TC) dan total revenue (TR), sehingga dapat ditulis : π = TR – TC. Seperti telah dibahas pada Bab VI, bahwa ekuilibrium perusahaan secara grafis dapat ditunjukkan melalui dua pendekatan, yaitu (1) menggunakan kurve TR dan TC ( lihat Gb. 1),dan (2) menggunakan kurve MR dan MC (lihat Gb. 2) Di dalam Gb. 2 ditunjukkan posisi ekuilibrium perusahaan dengan menggunakan kurve TR dan TC dalam pasar persaingan sempurna. Kurve TR adalah suatu garis lurus melalui origin, menunjukkan bahwa harga output adalah konstan pada semua tingkat output.Produsen adalah price taker dan dapat menjual setiap outputnya pada harga pasar yang berlaku dengan TR naik proporsional dengan volume penjualannya. Slope kurve TR adalah marginal revenue (MR). MR ini konstan dan sama dengan harga pasar, karena semua unit output dijual pada harga yang sama.


Dengan demikian, MR = AR = Pq. Perusahaan mencapai keuntungan maksimum pada penjualan output Qe, di mana jarak vertikal antara kurvr TR dan kurve TC paling lebar.Pada penjualan output di bawahnya atau di atasnya, total keuntungan tidak maksimum. Pada penjualan di bawah QA ( disebelah kiri titik A) dan di atas QB (disebelah kanan titik B) perusahaan menderita kerugian.Di dalam Gb. 2. ditunjukkan kurve-kurve marginal cost (MC), average cost (AC) dan kurve permintaannya (D ).


Dalam persaingan sempurna kurve permintaan adalah juga kurve AR dan kurve MR.Kurve MC memotong kurve ATC pada titik minimumnya. Perusahaan mencapai keuntungan maksimum pada tingkat penjualan output di mana MR = MC, yaitu pada titik e, di mana kurve MC memotong kurve MR. Di sebelah kiri titik e, belum mencapai keuntungan maksimum, karena setiap penjualan unit output di sebelah kiri Qe masih memberikan keuntungan yang lebih tinggi dari marginal costnya. Di
sebelah kanan Qe, biaya setiap tambahan unit output lebih tinggi dari penerimaan (revenue) yang diperoleh dari penjualannya, sehingga total keuntungan berkurang dan dapat menderita kerugian. Dari bahasan ini dapat ditarik kesimpulan :

1. Jika MC < MR total keuntungan belum maksimum, perusahaan harus meningkatkan outputnya.
2. Jika MC > MR tingkat keuntungan menjadi menurun, perusahaan harus menghentikan produksinya.
3. Jika MC = MR tingkat keuntungan jangka pendek adalah maksimum.

Jadi syarat pertama untuk ekuilibrium perusahaan dalam jangka pendek adalah MR = MC. Namun, syarat ini belum cukup, karena pada kondisi di mana MR = MC belum tentu perusahaan dalam kondisi ekuilidrium.Dalam Gb.2. pada titik e’, di mana syarat MR = MC juga terpenuhi, tetapi perusahaan tidak dalam kondisi ekuilibrium, karena keuntungan maksimum pada tingkat output Qe > Qe’. Oleh karena itu, kondisi ekuilibrium membutuhkan syarat kedua yaitu bahwa pada saat berpotongan dengan kurve MR, MC menaik. Jadi, kurve MC memotong kurve MR harus dari bawah. Pada titik e, slope MC positif, sedangkan slope MR = 0, berarti slope MC > slope MR. Dengan demikian, syarat ekuilibrium perusahaan dalam jangka pendek adalah : (1) MC = MR dan (2) slope MC > slope MR.Dalam kenyataan, suatu perusahaan dalam kondisi ekuilibrium tidak berarti harus menerima keuntungan ( excess profit). Apakah perusahaan menerima keuntungan atau menderita kerugian tergantung pada tingkat biaya total rata-rata (ATC). Jika ATC di bawah tingkat harga ekuilibrium, perusahaan akan menerima keuntungan (excess profit) sebesar luas bidang PqABe (Gb.3). Jika ATC diatas harga ekuilibrium, perusahaan menderita kerugian sebesar FCePq (Gb. 7.4). Dalam kasus demikian, perusahaan hanya akan meneruskan produksinya jika masih mampu menutup biaya variabelnya.



menderita kerugian minimum.Titik di mana perusahaan dalam kondisi menutup biaya variabelnya disebut “closing-down point” atau dapat disebut sebagai titik di mana perusahaan menghentikan produksinya. Dalam Gb.5 “closing-down point” perusahaan ditandai oleh titik w. Jika harga turun di bawah Pw perusahaan tidak dapat menutup biaya variabelnya dan lebih baik menutup perusahaan.

Kurve Penawaran Perusahaan dan Industri
Kurve penawaran perusahaan adalah juga kurve MC yang menaik dan          terletak di atas AVC. Pada Gb.5 , kurve penawaran adalah kurve SMC mulai dari titik w ke kanan.Di bawah harga Pw output (Q) yang ditawarkan perusahaan adalah nol.Sepanjang harga naik diatas Pw, output yang ditawarkan akan naik.Kurve SMC menunjukkan volume-volume output (Q) yang dipilih oleh produsen untuk setiap tingkat harga.Sedangkan kurve penawaran juga kurve yang menunjukkan volume-volume output (Q) yang ditawarkan oleh seorang produsen pada berbagai tingkat harga.Jadi kurve SMC = kurve penawaran perusahaan.Kurve penawaran industri atau pasar adalah penjumlahan horizontal darikurve-kurve penawaran perusahaan. Sebagai contoh hanya ada dua perusahaan, A dan B di dalam pasar maka kurve penawaran pasar dapat digambarkan sebagai berikut (Gb.6).



Ekuilibrium Pasar Jangka Pendek
Ekuilibrium pasar tercapai bila volume output yang ditawarkan seluruh produsen di pasar sama dengan volume output yang dibutuhkan oleh seluruh konsumen.Kondisi ini secara grafis ditunjukkan oleh titik perpotongan antara kurve penawaran pasar dengan kurve permintaan pasar. Bagaimana pencapaian posisi ekuilibrium pasar persaingan sempurna,di mana terbentuk harga pasar dan kemudian para produsen menyesuaikan tingkat produksinya dengan harga tersebut,dapat digambarkan sebagai berikut (Gb.7).Arah pencapaian ekuilibrium pada Gb.7 tersebut dapat dijelaskan menggunakan bagan sebagai berikut:



Ekuilibrium Jangka Panjang
Dalam jangka panjang ada kemungkinan perluasan ( atau penciutan) kapasitas produksi dan masuknya perusahaan-perusahaan baru ke dalam pasar.Kedua faktor tersebut mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan volume output yang ditawarkan di pasar. Perusahaan-perusahaan yang telah ada akan menambah kapasitas produksi dan perusahaan-perusahaan baru akan masuk ke dalam pasar apabila perusahaan-perusahaan tersebut akan dapat memperoleh keuntungan (excess profit).Keuntungan ini dapat diperoleh apabila harga yang berlaku (jangka pendek) melebihi biaya rata-rata jangka panjang (Long Run Average Cost = LAC).Jadi jika P > LAC maka perusahaan-perusahaan yang ada akan memperluas kapasitas produksinya dan atau perusahaan-perusahaan baru akan masuk ke dalam pasar.Adanya perluasan kapasitas produksi dan pendirian pabrik-pabrik baru tersebut akan menyebabkan bertambahnya volume output yang ditawarkan di pasar dan selanjutnya menyebabkan harga turun.Hal ini secara grafis,ditandai dengan bergesernya kurve penawaran pasar ke kanan dan turunnya harga.Bila harga turun sampai tingkat di mana P = LAC,maka tidak ada lagi insentif bagi perusahaanperusahaan untuk menambah kapasitas produksi maupun perusahaan-perusahaan baru membangun pabrik-pabrik,karena pada saat ini tidak ada keuntungan lebih ( excess profit).Yang ada hanya keuntungan normal,yaitu keuntungan yang sudah termasuk dihitung dalam LAC.Jadi, keuntungan normal diperoleh pada tingkat output di mana P = LAC.Dengan demikian pada kondisi di mana P = LAC,tidak ada lagi penambahan kapasitas produksi dan pendirian pabrik baru.

Sumber :
http://dhani2009.wordpress.com/2011/04/14/produsen-dan-fungsi-produksi/
http://rinton.blogdetik.com/kurva-kemungkinan-produksi/
http://behindus.wordpress.com/category/ekonomi/page/2/
http://devieafriani.blogspot.com/2010/03/tugas-bab-4-fungsi-produksi.html
http://wiswi.wordpress.com/2011/03/05/ekonomi-mikro/
http://en.wikipedia.org/wiki/Isoquant
http://en.wikipedia.org/wiki/Isocost
http://en.wikipedia.org/wiki/Economies_of_scale
http://en.wikipedia.org/wiki/Returns_to_scale